Rabu, 21 Januari 2015

SISTEM SARAF

SISTEM SARAF

Pada saat kalian merasakan lapar dan melihat ada makanan, apa yang kalian lakukan ? Sudah tentu kalian pasti akan menunjukan ke arah makanan                                                       tersebut,mengambilnya,kemudian memakannya untuk menghilangkan lapar. Kegiatan itu dapat dilakukan karena adanya kerja sama atau koordinasi dari alat-alat tubuh. Berdasarkan contoh diatas,minimal ada tiga alat tubuh yang bekerja sama,yaitu kaki yang digunakan untuk berjalan ke arah makanan,mata yang digunakan untuk melihat makanan, dan tangan yang digunakan untuk mengambil makanan tersebut.
Kita dapat melakukan segala aktivitas (kegiatan) secara teratur dan berjalan serasi karena di dalam tubuh kita terdapat sistem pengaturan yang disebut sistem koordinasi meliputi tiga macam yaitu sistem saraf, sistem indra, dan sistem hormon. Kegiatan-kegiatan tubuh diatur oleh saraf. Saraf merupakan pengatur utama kegiatan-kegiatan tubuh.
SISTEM SARAF PADA MANUSIA
Sistem saraf mengatur dan mengendalikan seluruh aktivitas tubuh sehingga susunan saraf mempunyai kemampuan menerima rangsangan (impuls) tersebut ke pusat susunan saraf dan kemudian memberikan tenggapan (respon) atau reaksi terhadap rangsangan tersebut ke otot.
Saraf tersusun atas jaringan saraf dan jaringan saraf tersusun atas sel-sel saraf (neuron)




1.Sel Saraf
  
            Bagian terkecil dari sistem saraf disebut sel saraf. Sel saraf terdiri atas badan sel, dendrit, dan neurit. Badan sel terdiri atas inti sel yang dikelilingi oleh sitoplasma. Dendrit merupakan serabut pendek yang keluar dari badan, berfungsi untuk menerima dan membawa rangsangan ke badan sel.
            Neuritis merupakan serabut panjang yang keluar dari badan sel,berfungsi untuk menghantarkan rangsangan dari badan sel saraf ke sel saraf lainya. Di dalam neurit terdapat benang-benang halus yang disebut neurofibril. Neurofibril dibungkus oleh selaput mielin yang berfungsi untuk mempercepat jalannya rangsangan. Selubung mielin tersusun atas kumpulan sel schwann bagi neurit dan membantu pembentukan neurit. Selaput mielin tidak membungkus seluruh bagian neurit yang letaknya terhapat di antara sel Schwann. Bagian ini disebut nodus Ranvier yang berfungsi untuk mempercepat pengiriman rangsanagan saraf.
           
Berdasarkan fungsinya, sel saraf dibedakan menjadi tiga macam, yaitu:
a.       Sel Saraf Sensoris
Sel saraf sensorisa disebut juga sel saraf indra karena sel ini berhubungan dengan indra. Sel saraf sensoris merupakan sel saraf yang berfungsi untuk menerima rangsangan dari indra ke saraf pusat (ke otak atau ke sumsum tulang belakang)
b.      Sel Saraf Motoris
Sel saraf motoris disebut juga sel saraf penggerak karena sel ini berhubungan dengan otot sebagian alat penggerak. Sel saraf motoris merupakan sel saraf yang berfungsi untuk membawa perintah atau tanggapan dari saraf pusat (otak atau sumsum tulang belakang) otot atau kelenjar tubuh.
c.       Sel Saraf Perantara
Sel saraf perantara merupakan sel saraf yang berfungsi untuk meneruskan rangsangan dari sel saraf sensoris ke sel saraf motoris. Sel saraf perantara dapat ditemukan di dalam otak dan sumsum tulang belakang.
Jika panca indra kita kenal rangsang maka indra akan memberikan implus. Implus merupakan pesan (rangsangan) yang dibawa oleh sel saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang). Setelah diproses di otak lalu implus diteruskan ke saraf motoris melelui saraf penghubung. Selanjutnya motoris menghantarkan implus menuju otot atau kelenjar sehingga otot atau kelenjar akan memberikan reaksi. Reaksi yang diberiakn oleh otot atau kelenjar sesuai dengan perintah otak.
2. Susunan Saraf
Susunan saraf pada manusia terdiri atas otak, sumsum tulang belakang, dan urat-urat saraf. Otak dan sumsum tulang belakang, dan urat-urat saraf. Otak dan sumsum tulang belakang membentuk susunan saraf pusat, sedangkan urat saraf yang menuju ke seluruh bagian tubuh disebut susunan saraf tepi.
Dalam kehidupan sehari-hari kita melakukan berbagai aktivitas baik yang kita sadari maupun yang tidak kita sadari. Kegiatan-kegiatan yang kita sadari tiatur oleh saraf-saraf yang disebut susunan saraf sadar. Susunan saraf sadar mengatur semua kegiatan berdasarkan kemampuan kita. susunan saraf sadar terdiri atas susunan saraf pusat dan susunan saraf tepi.contoh gerakan yang diatur oleh susunan saraf sadar adalah berjalan,membaca,menendang bola, menulis dan sebaginnya.
Sedangkan kegiatan-kegiatan yang tidak kita sadari diatur oleh saraf-saraf yang disebut susunan saraf tidak sadar (autonom). Susunan saraf tidak sadar terdiri atas susunan saraf simpatik dan susunan saraf parasimpatik. Susunan saraf tidak sadar berfungsi pada alat-alat dalam seperti usus,jantung,hati,ginjal,dan sebagainya.

a. Susunan Saraf Pusat
Susunan saraf pusat mengatur seluruh kegiatan tubuh. Otak dan sumsum tulang belakang merupakan pusat dari seluruh sisitem saraf manusia
1)      Otak
Otak merupakan pusat saraf yang paling utama. Otak terletak di dalam rongga tengkorak. Otak dibagi menjadi tiga bagian, yaitu otak besar,otak kecil dan sumsum lanjutan
a)      Otak besar
Otak besar merupakan pusat saraf utama dan bagian terbesar otak. Volum otak besar dewasa kira-kira 1.500 cm³. otak besar terdiri atas dua belahan,yaitu belahan kiri dan belahan kanan. Belahan kiri mengendalikan kegiatan tubuh bagian kiri dan bagian kanan mengendalikan tubuh bagian kanan.
Otak besar merupakan pusat pengendali semua kegiatan yang disadari,misalnya berpikir,bergerak,berbicara,mendengar,melihat dan sebagainya.otak besar tersusun atas dua apisan yaitu :
1.      Lapisan luar
Lapisan luar (korteks) merupakan lapisan tipis berwarna kelabu dan banyak mengandung badan-badan sel saraf. Permukaan lapisan ini berlipat-lipat untuk memperluas permukaan sehingga dapat memuat jutaan sel saraf
2.      lapisan dalam
lapisan dalam merupakan lapisan yang berwarna putih dan banyak terdapat serabut-serabut saraf, yaitu neurit dan denrit.
b)      Otak kecil
Otak kecil merupakan pusat pengaturan keseimbangan dan mengkoordinasi otot-otot saat kita akan melakukan suatu gerakan. Otak kecil terdiri atas dua belahan yaitu belahan kanan dan belahan kiri yang kedua belahannya dihubungkan oleh jembatan Varol. Bagian luarnya berwarna kelabu, sedangkan bagian dalamnya berwarna putih.
c)      Sumsum lanjutan
Sumsum lanjutan disebut juga sebagai sumsum penghubung karena menghubungkan otak kecil dengan sumsum tulang belakang.sumsum lanjutan terletak di depan otak kecil di bagian bawah otak besar.
Susunan sumsum lanjutan merupakan kebalikan dari susunan otak besar dan otak kecil, yaitu pada bagian luarnya berwarna putih mengandung neurit dan dendrit, sedangkan bagian dalamnya berwarna kelabu mengandung badan-badan sel saraf (neuron).
Sumsum lanjutan berfungsi untuk mengatur denyut jantung,kecepatan pernapasan,serta kegiatan tubuh yang tidak disadari (di luar kemauan kita)
2)      Sumsum Tulang Belakang
Sumsum tulang belakang terletak memanjang di dalam rongga tulang belakang,mulai dari ruas-ruas leher sampai ruas-ruas tulang pinggang yang kedua.Sumsum tulang belakang sama dengan susunan sumsum lanjutan. Pada bagian dalam sumsum tulang belakang terdapat bagian yang berbentuk sayap ke arah depan disebut akar ventral, tetapi yang ke arah belakang disebut akar dorsal.
Pada sumsum tulang belakng terdapat sel saraf perantara (penghubung) yang menghuungkan sel saraf sensoris dan sel saraf motoris. Sumsum tulang belakang mempunyai fungsi unuk menghantarkan implus dari otak dan menuju ke otak,serta sebagai pusat pengatur gerak refleks.
a.Susunan Saraf Tepi
Susunan saraf tepi merupakan serabut-serabut saraf yang terdiri atas 12  pasang serabut saraf otak dan 31 pasang serabut saraf sumsum tulang keluar dari otak yang setiap pasangnya menuju ke alat-alat atau otot-otot tertentu, seperti menuju ke alat indra.
Tiga puluh satu pasang serabut saraf sumsum tulang belakang keluar dari sela-sela ruas tulang belakang menuju ke bagian depan tubuh. Setiap pasangnya berhubungan dengan bagian-bagian tubuh belakang merupakan gabungan urat saraf sensoris dan urat saraf motoris menjadi satu berkas saraf.

bSusunan Saraf Tidak Sadar
Susunan saraf tidak sadar terdiri atas susunan saraf simpatik dan susunan saraf parasimpatik. Kerja saraf simpatik dan parasimpatik berlawanan.
Fungsi Saraf Otonom
•Parasimpatik
• mengecilkan pupil
• menstimulasi aliran ludah
• memperlambat denyut jantung
• membesarkan bronkus
• menstimulasi sekresi kelenjar pencernaan
• mengerutkan kantung kemih
•Simpatik
• memperbesar pupi
l
• menghambat aliran ludah
• mempercepat denyut jantung
• mengecilkan bronkus
• menghambat sekresi kelenjar pencernaan
• menghambat kontraksi kandung kemih
3. Fungi Saraf
            Saraf mempunyai tiga fungsi utama yaitu sebagai berikut
a.       Saraf sebagai Alat Komunikasi
Saraf merupakan alat komunikasi antara tubuh dan dunia di luar tubuh. Fungsi ini dilakukan oleh indra sehingga dengan alat-alat indera ini kita dapat dengan mudah mengetahui segala macam perubahan yang terjadi di luar tubuh.
b.      Saraf sebagai Pengatur
Saraf merupakan pengatur (pengendali) bekerjanya organ-organ tubuh sehingga dapat bekerja serasi sesuai dengan fungsinya masing-masing
c.       Saraf sebagai Pusat Pengendali Tanggapan
Saraf merupakan pusat pengendali tanggapan tubuh terhadap perubahan keadaan di sekitarnya. Karenan fungsi saraf inilah sehingga jaringan saraf pada seluruh alat-alat tubuh.
4. Gerak Biasa dan Gerak Refleks
Dalam kehidupan sehari-hari kita selalu melakukan berbagai macam gerak,baik gerak yang dilakukan secara tiba-tiba (gerak refleks)maupun gerak yang disadari. Misalnya,ketika kaki kita menginjak duri maka dengan cepat kaki kita akan tersentak dan tangan kita akan mencabut duri yang menancap di kaki tersebut. Untuk beberapa saat kita tidak akan merasakan apa-apa, tetapi lama keamaan kita akan merasakan sakit. Gerakan tersebut merupakan gerakan yang tidak kita sadari disebut gerak refleks.
Sedangkan gerak seperti kita melangkahkan kaki ke tempat tidur untuk istirahat, tangan mengambil buku dan membacanya, naik sepeda dan sebagainya, merupakan gerakan yang disadari. Kita menyadari bahwa kitalah yang memberi perintah kepada otot-otot untuk melakukan gerakan.Gerak tersebut merupakan gerakan yang kita sadari disebut gerak biasa
a.       Gerak Biasa
Pada gerak biasa, implus dari indra diterima oleh saraf sensoris langsung disampaikan ke otak. Kemudian, otak memberi respons (mengolah implus) dan respon tersebut dibawa oleh saraf motoris menuju otot sehingga terjadilah gerak biasa.
Secara skematis,gerak biasa dapat dituliskan sebagai berikut
Implus Indra → Saraf sensoris →Otak → Saraf Motoris → Otot
 



b.      Gerak Refleks
Pada saat implus diterima oleh saraf sensoris, sebagian ada yang menuju ke saraf motoris melalui saraf perantara dan sebagian lagi ada yang menuju ke otak. Akan tetapi, sesampainya implus ke otot lebih cepat dari sampainya implus ke otak sehingga terjadilah gerak refleks. Karena adanya sebagian implus yang juga diterima oeh otak maka gerak refleks yang telah dilakukan akan disadari juga. Secara skematis, gerak refleks dapat dituliskan sebagai berikut.
Impus Indra Saraf Sensoris Saraf perantara Saraf motoris Otot
 




Gerak yang dilakukan karena adanya rangsangan ke indra dapat merupakan berbagai macam gerakan atau menghasilkan gerakan bola voli, tiba-tiba bola voli tersebut mengarah ke tubuh kita, maka dengan itu kita akan menggeser posisi tubuh atau melangkahkan kaki untuk menghindar dari bola voli tersebut.

5. Pengaruh Obat-obatan dan Narkotik terhadap Sistem Saraf
Obat digunakan dalam dunia kedokteran untuk menyembuhkan atau mengembalikan tubuh dalam keadaan seimbang dengan lingkungan. Akan tetapi ada beberapa jenis obat yang bersifat menghilangkan rasa sakit untuk sementara atau tidak menghilangkan penyebab sakitnya. Obat-obatan yang bersifat menghilangkan rasa sakit untuk sementara antara lain sebagai berikut.
a.       Alkohol
Alkohol merupakan obat luar yang mempunyai kemampuan untuk membunuh kuman. Alkohol yang diminumkan akan menekan rasa-rasa yang tidak menyenangkan, seperti gelisah, takut, ragu-ragu, dan lain-lain. Oleh karena itu, banyak orang-orang mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol dengan harapan dapat menghilangkan perasaan yang tidak menyenangkan tersebut.
Minuman berakohol memang dapat menghilangkan perasaan yang tidak menyenangkan tersebut, akan tetapi hanya bersifat sementara, rasa yang  tidak menyenangkan tersebut akan selalu muncul kembali.
Untuk menghilangkan kembali dengan cara meminum minuman berakohol lagi.. Hal inilah yang menyebabkan timbulnya kecanduan. Kecanduan artinya seseorang selalu didorong keinginannya untuk meminum alkohol dengan kadar alkohol yang semakin meningkat, sehingga menyebabkan mabuk (hilang kesadaran).
Seseorang yang dalam keaadan mabuk, pandangannya menjadi kabur,hilangnya kendali pada alat gerak dan otot mulut, serta melambatnya frekuensi pernapasan dan denyut jantung.
b.      Narkotika
Narkotika digunakan dalam dunia kedokteran untuk menghilangkan rasa sakit dan menimbulkan ketenangan. Apabila disalahgunakan narkotika dapat menyebabkan kecanduan. Bahan-bahan yang termasuk ke dalam narkotika antara lain opium,morfin,kodein,heroin, dan kokain.
c.       Valium
Valium adalah obat yang menimbulkan rasa santai, tenang, dan tidak ada beban. Obat ini juga dapat menimbulkan kecanduan.
d.      Amfetamia
Amfetamia adalah obat perangsang yang dapat menyebabkan orang tetap terjaga. Penggunaan obat ini dapat menimbukan kelelahan yang berlebihan sehingga kesehatan mengalami kemunduran.
e.       Bahan penikmat
Bahan penikmat, seperti halnya alkohol dapat menyebabkan kecanduan. Oleh karena itu, dianjurkan agar tidak mengonsumsinya rutin tiap hari. Contoh bahan penikmat antara lain nikotin terdapat pada tembakau, kafein terdapat pada kopi, tein terdapat pada teh , sedangkan teobromin terdapat pada coklat.

6. Kelainan pada Sistem Saraf
Kelainan pada sistem saraf dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain karena adanya kerusakan pada sistem saraf akibat luka, infeksi mikrooganisme,penggunaan obat-obatan atau kerusakan yang sifatnya genetis. Bebebrapa contoh kelainan pada sisitem saraf antara lain sebagai berikut:
a.       Amnesia
Amnesia dapat disebabkan oleh kecelakaan pada kepala (gegar otak) yang menyebabkan trauma sehingga penderita mengalami kebingungan dan kehilangan ingatan. Amnesia dapat bersifat sementara atau bersifat permanen tergantung dari seberapa parahnya trauma yang diderita oleh otak.
b.      Epilepsi
Epilepsi dapat disebabkan oleh adanya gangguan penghantar implus listrik pada sel-sel saraf, orang yang menderita tumor otak,trauma pengguna obat-obat bius dan penderita cacat otak bawaan. Tetapi epilepsi pada umumnya terjadi karena penyebab yang pasti.
            Orang yang terserang epilepsi mengalami kejang-kejang sampai dari mulutnya mengeluarkan busa. Epilepsi bukan penyakit menular dan dapat disembuhkan jika berobat secara teratur.
c.       Polio
Polio disebabkan oleh infeksi virus polio pada sumsum tulang belakang. Umumnya virus ini menyerang pada anak-anak. Infeksi pada virus polio menimbulkan deman,kelumpuhan, sakit kepala yang berakhir pada hilangnya refleks, dan mengecilnya otot. Penyakit polio dapat dicegah dengan imunisasi polio. Jika penyakit ini sudah timbul maka tidak dapat diobati.
d.      Sakit Kepala
Sakit kepala pada umumnya disebabkan oleh melebarnya pembuluh darah pada daerah selaput otak. Pelebaran pembuluh darah ini umumnya bukan merupakan penyakit tersendiri tetapi merupakan bagian dari timbulnya gejala penyakit yang lebih serius.
e.           Meningitis
Meningitis terjadi karena infeksi virus atau bakteri pada meninges (selaput yang melindungi otak dan sumsum tulang belakang). Penyakit dapat bersifat ringan atau berkembang menjasi lebih parah tergantung dari penyebabnya.

Untuk menghilangkan rasa sakit kepala sering digunakan obat amfetamin yang dijual bebes, sedangkan obat anestetik digunakan dalam dunia medis untuk mengunangi rasa sakit.
Obat-obatan tersebut jika digunakan sesuai dengan dosisi dapat berguna karena dapat menghilangkan rasa sakit, tetapi jika digunakan secara berlebihan atau disalahgunakan maka akan menimbulkan ketagihan dan timbulnya halusinasi secara euforia (perasaan bahagia yang berlebihan). Obat- obat yang sering disalahgunakan seperti morfin,opium,mariyuana,heroin,LSD dan sebagainya


Tidak ada komentar:

Posting Komentar